Selamat Jalan Bayu – The Percussionist

Innalillahi Wainna Illahi Rojiun

Selamat Jalan Bayu! Keluarga besar Riau Rhythm Chambers Indonesia Berduka dengan kepergian pemain perkusi kami. Sosok muda yang punya dedikasi seni tinggi untuk kebudayaan Riau telah berpulang ke rahmatullah setelah hampir setahun bergulat dengan penyakitnya. Hari Senin, 28 Maret 2016 Pukul 18:00 WIB adalah detik waktu yang sangat menghentak kami di Riau Rhythm dengan kabar meninggalnya Bayu. Seakan tidak percaya bayu meninggalkan kami begitu cepat. Masih hangat diingatan kami, betapa bayu berkata kerinduanya untuk dapat segera kembali beraktifitas bersama Riau Rhythm karena bayu sadar dengan sakitnya hal tersebut akan membuat susah Group. Itu adalah semangat yang luar biasa untuk kami terus berkarya dan mengabarkan Album Suvarnadvipa, Namun Allah SWT Berkehendak lain atas keinginanmu, Kami Terpukul dan Berduka atas kabar kepergianmu KAWAN.

Album Suvarnadvipa adalah mahakarya Riau Rhythm Chambers Indonesia yang mempunyai nilai ikatan emosional dengan bayu semasa hidup. Proses pematangan karya dan recording ditempuhnya dengan semangat yang tidak pantang patah untuk bagian permainan perkusi dengan tingkat kesulitan tinggi.

Kesan kesungguhan dan semangat bayu akan pilihanya memilih jalur sunyi dalam bermusik memainkan musik tradisi begitu membekas di ingatan sang composer, Rino Dezapaty. Rino menuturkan ingatanya akan bayu dan set drum perkusi yang tidak biasa

perkusiSusunan instrument ini akan selalu Riau Rhythm kenang. Mesti engkau tidak duduk lagi disana, namun jiwa mu masih disana. Terimakasih adinda yang sudah membuat perjalanan karya menjadi sempurna, mesti kita dengan bersusah payah namun engkau tetap selalu ikut berproses.

Selamat jalan adik kami Bayu, Petarung hebat, Musisi multi talent..We love you… Tempuh lah jalan panjang itu hingga sampai menuju Arsya NYA. Tunggu kami disurga… Already miss you Boy…!!!! AL FATIHAH.- Rino-

3 Januari 1993bayu dilahirkan di Indragiri hilir. Penyandang status mahasiswa sendratasik UIR ini mempunyai bakat musik diajarkan oleh sang ayah dengan alat musik DRUM semenjak umur 4 tahun sampai dengan Sekarang. Awalnya pemain Band genre ROCK , Funk dan kemudian belajar jazz ini memilih kuliah di sendratasik UIR karena menuruti keinginan dari orang tua.Pemain dengan keahlian perkusi dan accordeon ini semenjak dari kecil sudah mendapatkan dasar bermusik dengan mengikuti sanggar kesenian bunga rampai di INHIL. Setelah masuk di sendratasik UIR maka kemudian mengenal beberapa penggiat musik tradisi.

Awalnya sering ikut dalam pengiring musik tari, Lano adalah orang yang memperkenalkan Bayu ke Riau Rhythm Chambers Indonesia. Berawal dari seorang Fans Riau Rhythm Indonesia, “walaupun skill kita mantap dan tidak berada di tempat yang benar maka hal itu adalah percuma” quotes dari ogy sangat membekas oleh bayu sehingga membuat dia semakin terpacu untuk semakin serius bermusik dalam musik tradisi , dan Riau Rhythm Chambers Indonesia adalah tempat yang cocok bagi dirinya saat ini. Bergabung pada bulan januari akhir 2014, termasuk anggota termuda dan tidak pernah terbayang berangkat dari seorang fans menjadi bagian peserta, namun berharap adalah mimpinya untuk dapat bergabung dengan Riau Rhythm Chambers Indonesia.

Dan mimpi itu menjadi nyata karena keinginan dan keseriusanya dalam bermusik. Musik tradisi menurut kacamata bayu, bagi generasi muda adalah suatu jenis musik yang tidak harus gengsi karena seharusnya dalam musik tradisi ketika sudah melebur kedalamnya maka secara langsung kita juga menjaga nilai budaya itu sendiri.

“Para Pemuda , jangan Pernah Malu Bermain Musik Tradisi karena Musik tradisi tidak sejadul yang dibayangkan bahkan mempunyai nilai entertaint tersendiri”  

Riau kehilangan dan Riau Berduka atas kepergianmu. Selamat Jalan Bayu, Tenang di sisi ALLAH S.W.T

‪#‎WeLoveYouBayu‬ #RIPBayu

berkabung3