Kenang Tahun Sang Percussionist

Selalu ada nama bayu ceisar dan kenangan terhadap ketukan perkusi melayu di karya Suvanadvipa, itulah kesan dan ucapan kalimat yang hampir sering terdengar saat latihan section personel Riau Rhythm. Rino, Sang Composer setahun lalu saat kepergian bayu bahkan sempat memposting sebuah master piece susunan perkusi Riau Rhythm yang merupakan peninggalan almarhum.

Bayu adalah personel termuda waktu masih bergabung di Riau Rhythm dan selalu menjadi sosok yang mengisi ruang kosong riau rhythm. Sosok yang fokus dan mempunyai kecintaan akan musik tradisi sedari kecil, saat ini mungkin bayu sedang melihat kami melanjutkan perjalanan yang harus tetap dilanjutkan untuk menjaga selalu marwah musik tradisi dan menjadikanya Keren di semua kalangan.

Setelah setahun kemarin jadwal yang begitu padat dan menjalani perjalanan monumental perjalanan karir Riau Rhythm memijakkan panggung premiere karya Suvarnadvipa di Adelaide, Australia kini tiba saatnya kami ingin mengajak kembali semangat bayu kedalam sebuah pertunjukan untuk mengenang almarhum bertajuk ” The Spirit Of Love, Life and Achievements”. Acara ini adalah sebuah hasil kerjasama yang luar biasa berbagai pihak yang memang menjadi bagian perjalanan Riau Rhythm selama ini dengan support luar biasa untuk mewujudkan acara ini.

Tiket untuk pertunjukan ini kami sebut ” Tiket Tanpa Harga”, artinya kami ingin mengundang semua pihak yang memiliki cerita dengan riau rhythm dan almarhum untuk kembali kami sapa dan kami apresiasi atas dukungan yang diberikan selama ini. “Tiket Tanpa Harga” adalah cara kami memberikan kesempatan kepada semua pihak yang hadir untuk berdonasi. Donasi ini 100% kami akan serahkan kepada keluarga Almarhum Bayu Ceisar.

Kenang Tahun Kepergian Bayu Ceisar, Damai dan Bahagia Di Surga Percussionist!